MBTI in Depth: Part 7 (Fe – Extroverted Feeling)

BAGAIMANA CARA KERJA Fe?

Singkatnya: Berinteraksi dengan sekeliling/memerhatikan pola interaksi orang lain untuk mengetahui moral orang lain/bersama → Membuat kriteria “baik” dan “buruk” berdasarkan moral bersama tersebut → Membuat kode etik moral kolektif yang harus dipatuhi (dan berusaha menyesuaikan diri sendiri dengan moral tersebut).

Fe membuat definisi moral (baik/buruk) dari orang-orang/masyarakat secara umum. Fe akan berusaha menyesuaikan dirinya dengan moral yang ada di sekelilingnya dan memastikan bahwa orang-orang lain juga mengikutinya. Karena moralnya didapatkan dari luar, Fe membutuhkan validasi dari luar untuk membuat Fe merasa yakin dengan pendiriannya.

Yang lebih penting bagi Fe adalah dapat membangun harmoni sekitar, yaitu dengan memastikan bahwa orang lain senang (dan orang Fe akan berusaha untuk selalu menyenangkan orang lain), menyesuaikan, dan mengikuti apa ekspektasi orang dari dirinya.

Bahan pertimbangan Fe adalah “kenyamanan orang lain”, “kesesuaian moral dirinya dengan moral kolektif” dan “apa yang akan orang lain pikirkan akan hal ini”. Kuncinya adalah “Kita”. Dirinya harus menyatu dengan orang-orang di sekelilingnya. Fe jauh lebih percaya penilaian orang lain atas dirinya. Biasanya Fe suka sulit menilai diri sendiri (atau, kalau imatur, selalu menganggap diri sendiri lebih rendah dari orang lain).

Konsep “baik” dan “buruk”-nya Fe sebenarnya cukup hitam-putih – maksudnya tidak spesifik pada kasus tertentu pandangannya. Jika semua orang setuju bahwa membunuh itu buruk, maka pada kasus apapun membunuh akan menjadi buruk untuk Fe, karena /semua orang/ sudah setuju.

Fe yang baik tidak akan judgmental pada orang lain karena yakin bahwa orang lain punya maksud sendiri dari perilakunya (ingat, poinnya adalah yakin bahwa orang lain pasti lebih baik dari dirinya, bukan karena orang lain tidak terlalu berpengaruh pada pendiriannya seperti Fi).

Fe sebenarnya cukup sering membohongi dan mencurangi keinginan sendiri demi dapat menyenangkan orang lain. Karena, jika ia sedih, ia takut akan membuat orang lain ikut sedih (beda dengan Fi yang beranggapan bahwa jika ia sedih ia akan menutupinya karena dirasa orang lain tidak perlu tahu – perasaan itu adalah hal yang sangat pribadi). Mereka sering bisa merasakan perasaan orang lain dari mimik muka, gestur, perkataan, dan lain-lain. Mereka lebih sensitif pada perasaan orang lain, bukan pada perasaan dirinya sendiri. Bagi Fe, orang lain jauh lebih penting daripada diri sendiri.

Fe biasanya cukup ekspresif dalam mengungkapkan perasaannya. Jika ia sayang, ia akan mengungkapkan perasaannya dengan kata-kata dan perbuatan. Fe juga tahu apa yang diinginkan orang lain, jadi kata-katanya selalu halus dan tidak menyakiti orang lain, serta identik dengan romantis. Karena jika ia sayang dan peduli, orang yang disayang harus tahu. Jika ia bahagia, orang harus tahu, dengan harapan ia menularkan kebahagiannya ke orang lain. (Karena ia pun mudah tertular kebahagiaan orang lain!)

Fe akan membuat/menegakkan suatu kode etik moralitas yang harus dipatuhi oleh orang lain. Jika orang lain tidak mematuhinya, biasanya Fe menggunakan bahasa yang “muter-muter” kalau mau minta orang lain menurutinya, dengan maksud tidak menyakiti perasaannya.


Heran kan karena manifestasinya Fe sama Fi bisa mirip? Ya, karena yang beda motivasinya! Yang penting adalah Fi selalu kembali ke MORAL PRIBADI, sedangkan Fe selalu kembali ke MORAL KELOMPOK/KOLEKTIF. Bagi Fe, mendahulukan kebutuhan pribadi itu egois.


Positifnya? Sangat menyenangkan, hangat, mudah bergaul, dan perhatian! Gak ada yang bisa meragukan social skill-nya Fe, deh! Fe adalah definisi people-person. Peace maker juga.


Negatifnya, (terutama pada Fe imatur)

Fe sering terlihat seperti “palsu” karena seperti bunglon yang selalu mengikuti moral orang di sekelilingnya—selain terlihat seperti tidak punya pendirian juga. Biar orang itu senang, oh yaudah, ikutin saja, padahal maunya bukan itu. Ada kalanya gak apa-apa loh, ngikutin kemauan diri sendiri asal tidak merugikan orang lain.

(NB: Fe tuh people-pleaser—baik di suatu sisi dan buruk di sisi lainnya. Baik karena selalu pengin bikin orang lain seneng; buruk karena bisa jadi “menghalalkan segala cara” buat bikin orang lain seneng, walaupun mengorbankan idealismenya sendiri.)

Fe itu butuh perhatian dari luar yang tinggi. Di dalamnya Fe merasa sangat “rapuh”, jadi ia butuh validasi dari orang lain untuk tetap bertahan. Insecure juga kalau gak menemui ekspektasi orang lain. Jadi ia akan berusaha cari validasi dengan cara yang paling tidak mengganggu orang lain—kode. (Kalau kodenya gak nyampe ke orang tersebut, Fe langsung merasa ditolak. Fe juga bakal stres kalau pendapat/nasihat mereka untuk kebaikan bersama gak didengarkan.) Pengguna Fe makin bawah urutan fungsinya makin tidak sadar dengan “tidak mengganggu orang lain”, makanya caranya kadang menggelikan.

Fe sering juga bikin orang merasa bersalah dengan memanipulasi perasaan orang lain dengan memainkan perasaan/kebutuhan dia dengan masyarakat/kelompok. Karena Fe sangat paham apa yang ingin orang lain inginkan, jadi Fe kadang akan memanfaatkan itu untuk mendapatkan keuntungan dari orang lain.

Fe sering stres sendiri mikirin apa kata orang (atau membayangkan orang bakal ngomong apa, takut banget dicap jelek). Jadi ribet banget masalah perintilan yang gak penting, yang penting tampil sempurna depan orang. Orang harus suka sama dia. Karena Fe juga ngerti apa yang dibilang orang sebagai “buruk”, Fe bener-bener jaim parah agar gak dicap buruk sama orang lain dengan berusaha melakukan apapun yang menurut orang baik, walau mungkin itu gak sesuai sama dirinya.

Fe cenderung plin-plan karena butuh validasi yang cukup dulu dari orang lain baru bisa memutuskan. Berubah-ubahnya karena akan selalu berusaha menyesuaikan keinginan orang lain dulu baru membuat keputusan—sedangkan keinginan orang lain kan beda-beda. Remember, you can’t please everyone.

Fe juga sebenarnya mudah diperalat orang lain, apalagi yang Ti-nya tidak berkembang. Karena cenderung tidak ingin mengecewakan orang lain, Fe sering tidak bisa melawan jika dirugikan dan penginnya melayani terus padahal tersakiti. Mereka seringnya gak peduli sama maksud di balik tindakan orang lain ke mereka, karena yang penting respons mereka yang paling baik buat orang tersebut.

Fe sangat gampang mendeteksi konflik yang ganggu harmoni sekitar. Saking terganggunya, Fe sering jatuh ke dua ekstrem, menghindari atau justru tabrak konfliknya. Keputusan ini tergantung dari banyaknya orang yang akan dirugikan dengan konflik tersebut. Cenderung kabur kalau ia takut malah memperparah masalah (biasanya ini dilakukan oleh Fe urutan bawah—saking kurang paham sama moral kolektif). Kadang bagus sih, tapi seringnya gak menyelesaikan masalah, malah bikin masalah baru.

Fe harus sadar kalau kebutuhan setiap orang gak sama, jadi jangan suka memaksakan kehendak dengan dalih kebaikan bersama, terutama pada orang-orang tertentu.


BAGAIMANA CARA KERJA Fe DI URUTAN YANG BERBEDA?

Fe-dom (ENFJ, ESFJ): Tujuan hidupnya adalah untuk melayani dan menyenangkan orang sebaik mungkin. Benar-benar orientasinya pada orang lain, dirinya sering dilupakan. Moral-moralnya juga diambil dari masyarakatnya lalu dijadikan patokan untuk dirinya agar bisa digunakan ke dirinya sendiri dan ke orang lain yang menurutnya salah. Fe-dom lebih vokal dalam menyuarakan apa yang menurut masyarakat salah dan berusaha membenarkan/meluruskan orang-orang yang tidak sesuai dengan moral masyarakat. Kadang caranya terlalu mengekang dan terlalu seragam, jadi orang-orang Fi biasanya sebel kalau diatur sama Fe.

Fe-aux (INFJ, ISFJ): Mereka punya idealisme sendiri dalam bagaimana mestinya moral kolektif manusia dan bagaimana cara berinteraksi dengan benar. Jika tidak sesuai atau orang lain “menolak” konsepnya, ia biasanya langsung defensif dan menganalisis ulang semua idealismenya (Ti-tert). Fe-aux biasanya tidak terlalu memaksakan moralnya untuk dipatuhi oleh orang lain, kecuali memang itu hal yang sangat dasar/orang yang sangat ia pedulikan.

Fe-tert (ENTP, ESTP): Gunanya untuk 2: iseng atau caper. Iseng karena ingin lihat respon orang-orang dengan berbagai stimulus (buah Ne dan Se-nya), caper karena ingin Ti-nya dipuji-puji orang. Isengnya kadang dengan maksud cari perhatian juga sih. Karena perasaan orang lain bukan concern utamanya, biasanya mereka cari perhatian sampai membuat orang lain bener-bener tertarik sama dia, lalu digunakan untuk pemuas egonya saja. Cara ngomongnya juga sering kayak sales, yang berbisa dan membius, karena tahu orang mau dengar apa.

Padahal sebenarnya Fe ini untuk memperluas cakupan idealismenya Ti, agar membangun sistem yang lebih humanis dan membuat dunia lebih nyaman ditinggali oleh orang lain. Fe juga mestinya dijadikan bahan pertimbangan sebelum mengambil keputusan, dengan tujuan kebaikan bersama.

Fe-inf (INTP, ISTP): Mereka kurang paham dan peka dengan moral kolektif dan perasaan orang lain. Sekalinya keluar, meledak-ledak—kayak “oven bocor”—hangat di luar, dingin di dalam. Munculnya terutama kalau orang terdekatnya disakiti. Apalagi kalau yang menyangkut moral yang semua orang setuju bahwa itu tidak boleh dilakukan oleh manusia manapun. “Siapa yang berani nyakitin [orang terdekat] gue??? Gue tonjok juga nih!! Kurang ajar itu manusia!”

Biasanya mereka suka sering menutupi keinginannya untuk divalidasi oleh orang lain, karena ngerti banget itu gak masuk akal dan gak penting. Kadang di suatu titik mereka tidak bisa menutupi perasaan tersebut lagi dan akan merasa sangat terluka jika orang lain tidak memvalidasi tindakannya. Lucunya, mereka akan terlihat biasa saja di wajahnya tapi sebenernya seneng banget kalo ada orang yang muji/memerhatikan mereka. Bedanya sama Fe-tert, mereka gak akan caper.

—ISTJ

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s